Rabu, 01 Mei 2019

Matematika & Ilmu Alamiah Dasar


Matematika Dan Ilmu Alamiah Dasar
1PA06
 
  

Bella Intan (11518395)

Universitas Gunadarma
Jurusan S1 Psikologi
Kota Depok
2019
                       
1.  Energi apa yang paling berperan atau yang paling sering digunakan selama ini pada manusia.
«        Energi surya adalah energi yang berupa sinar dan panas yang dipancarkan oleh matahari dalam bentuk elektromagnetik. Energi matahari telah dimanfaatkan di banyak belahan dunia dan jika diekspoitasi dengan tepat, energi ini berpotensi menyediakan kebutuhan konsumsi energi dunia saat ini dalam waktu yang lebih lama. Energi matahari ini merupakan energi yang sangat besar karena tidak akan ada habisnya hingga akhir kehidupan nanti. Matahari akan selalu ada hingga akhir kehidupan dan energi matahari nantinya akan menjadi sumber energi yang paling terakhir yang akan digunakan oleh manusia.Semua kehidupan di dunia ini bergantung pada energi surya, tanpa energi surya tidak akan ada kehidupan sama sekali. Bahkan bentuk kehidupan paling rendah seperti plankton dan mikroba perlu tenaga surya dalam bentuk sinar matahari untuk bertahan hidup. Pemanfaatan secara langsung dari tenaga surya ini sudah dilakukan sejak jaman prasejarah. Panas matahari dimanfaatkan untuk pengeringan hasil panen seperti padi, gandum, jagung dan kacang-kacangan, mengeringkan kulit binatang untuk pakaian dan lain-lain.
2. Mencari contoh nyata dampak positif/negatif kemajuan iptek dalam kehidupan sehari-hari.
« Bidang Informasi dan Komunikasi
Dampak Positif :
1.      Manusia akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
2.      Manusia dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya melalui handphone.
3.      Manusia mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. 
Dampak Negatif:
1.      Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.
2.      Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu.
3.      Kerahasiaan alat tes semakin terancam, seperti tes psikologi.
4.      Kecemasan teknologi, seperti kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam computer, dan lain-lain.

« Bidang Pendidikan
Dampak Positif:
1.      Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
2.      Dampak dari hal ini adalah guru bukan satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
3.      Pemenuhan  kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat, seperti penggandaan soal ujian dengan adanya mesin foto copy untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.
4.      Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.
5.       Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
6.      Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemanfaatan teknologi.
7.      Setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi mudah untuk dikerjakan dengan menggunakan media teknologi seperti, komputer yang dapat mengolah data dengan memanfaatkan berbagai program.
Dampak Negatif:
1.      Kerahasiaan alat tes semakin terancam.
2.      Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
3.      Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Dengan kemajuan di badang pendidikan kita mencetak generasi yang berepengetahuan tinggi, tetapi mempunyai moral yang rendah.
4.      Siswa menjadi malas belajar karena banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk menggunakan jejaring sosial seperti facebook, twitter dan lain-lain.
« Bidang Ekonomi dan Industri
Dampak Positif:
1.      Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
2.      Terjadinya industrialisasi.
3.      Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
4.      Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
5.      Kemajauan ekonomi mampu menghasilkan produk kedokteran menjadi komoditi.
Dampak Negatif:
1.      Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
2.      Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental "instant".
« Bidang Sosial dan Budaya
Dampak Positif:
1.      Perbedaan kepribadian pria dan wanita.
2.      Meningkatnya rasa percaya diri dan ketahanan diri  sebagai suatu  bangsa  akan  semakin  kokoh sehingga bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
3.      Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Dampak Negatif:
1.      Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
2.      Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong, yang telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial.
3.      Pola interaksi antar manusia yang berubah dengan bantuan gadget, yang membuat orang-orang menjadi sibuk dengan dunianya sendiri.
3. Apa yang dimaksud dengan gejala rumah kaca dan berikan penjelasan!
« Efek rumah kaca pertama kali dikenalkan pada masyarakat umum pada tahun 1824 oleh ilmuwan yang bernama Joseph Fourier.  Menurut pendapat yang Joseph Fourier sampaikan pada masyarakat. Dia menganggap efek rumah kaca adalah proses pemanasan yang disebabkan oleh komposisi atmosfer. Apabila diartikan sesuai dengan proses dan akibat yang ditimbulkan dari efek rumah kaca, maka sebuah fenomena alam yang terjadi karena adanya pantulan sinar matahari yang melewati atmosfer bumi. Yang disebabkan oleh berbagai zat yang ada di permukaan bumi, parahnya fenomena ini dapat merusak selimut atmosfer.

Terjadinya efek rumah kaca didasari oleh sinar matahari yang dipantulkan oleh berbagai macam benda di permukaan bumi. Dan sinar matahari yang dipantulkan dapat merusak lapisan ozon, yang memiliki fungsi utama untuk menghambat cahaya matahari yang berada di atmosfer.
Apabila lapisan ozon yang berada di atmosfer bumi semakin berkurang, maka akan menyebabkan kenaikan suhu di permukaan bumi. Kondisi ini menjadi lebih buruk karena banyaknya karbondioksida (Co2) yang ada di bumi. Karena dapat menahan pantulan sinar matahari, sehingga suhu di bumi semakin meningkat.
Untuk menghindari kerusakan lapisan ozon pada lapisan atmofser bumi. Maka kita harus mengurangi berbagai alat atau bahan yang dapat menghasilkan karbondioksida (co2). Dan juga  berbagai hal yang dapat mengakibatkan kerusakan lapisan ozon lainnya.
4. Mengapa jika mendung udara menjadi panas atau berat ?
« Hujan berasal dari mendung. Prosesnya, mendung atau awan itu sejatinya adalah kumpulan dari uap air hasil pemanasan sinar matahari pada laut, sungai, danau, dan tempat berkumpulnya air lain. Mirip seperti kepulan asap yang keluar saat kita membuka tutup panci yang airnya sudah mendidih. Singkatnya, udara panas membawa lebih banyak uap air ketimbang udara yang dingin. Nah, saat udara panas atau mendung itu tadi semakin naik ke atas, akhirnya bertemulah dia dengan udara dingin. Saat bersatu dengan udara dingin itu, mendung akan melepaskan panasnya. Dan panas itu yang kita rasakan sebelum hujan. Saat semua panas itu terlepas, pasti kita merasa udara mulai dingin, dan saat itu lah hujan akan turun. Ingat, hujan pada dasarnya adalah uap air yang mengembun.
Selain pelepasan panas dari mendung, gerah sebelum hujan juga disebabkan oleh tingkat kelembapan yang tinggi. Ya, sebelum hujan uap air akan memenuhi udara di sekitar kita. Ketika udara sudah sangat penuh dengan uap air, maka tidak ada lagi ruang bagi keringat (yang sudah keluar karena panas dari mendung) untuk menguap. Hal ini mirip seperti saat Anda ditolak masuk ke angkot yang sudah penuh. Karena keringat tidak bisa menguap, otomatis suhu tubuh akan terus panas. Karena, jika Anda masih ingat pelajaran IPA di SMP, penguapan keringat bisa mendinginkan tubuh kita.
Ada satu lagi teori yang diduga ikut berpengaruh terhadap panas sebelum hujan, yakni efek rumah kaca. Ya, saat mendung menutupi langit, secara otomatis panas matahari tidak bisa terpantulkan lagi dan terjebak di Bumi.
Teori ini dikuatkan oleh komposisi awan yang ternyata sebagian besar terdiri dari udara biasa yang tentu mengandung banyak gas polusi seperti karbondioksida atau gas rumah kaca lain yang bisa menjebak panas matahari. Oleh karena itu, di kawasan perkotaan yang lebih tinggi polusi udaranya, biasanya gerah sebelum hujan bisa sangat parah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar