Matematika Dan Ilmu Alamiah Dasar
1PA06
Bella Intan (11518395)
UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS
PSIKOLOGI
PRODI
PSIKOLOGI
DEPOK
2019
1. Asal
Mula Kehidupan
« KREASIONISME
Kata Kreasionisme berasal dari
kata Latin creatio yang berarti
penciptaan. Kreasionisme sebagai aliran teologi dan filsafat menyangkal sama
sekali adanya evolusi atau hanya mengakuinya dalam arti horizontal antara jenis
(spesies) tumbuhan atau binatang yang sama, tetapi tidak dalam arti vertikal
antara jenis – jenis yang berlainan, apalagi dari binatang menuju manusia.
Argumentasi pokok diambil dari
kita Perjanjian Lama, khususnya Kitab Kejadian yang mengisahkan penciptaan
dunia oleh Allah dalam enam hari. Bukti – bukti lain dibawa dari ilmu alam,
dengan bantuan beberapa sarjana, seperti Horst W. Beck (Christlicher Schöpfungsglaube im
Kontextder heutigen Wissenschaft; 1993). Ditekankan
kekurangan bukti yang menyeluruh. Para penganut kreasionisme didorong oleh
kekhawatiran bahwa kepercayaan kepada Tuhan akan runtuh akibat teori evolusi. Mereka
kurang bisa membedakan antara teori evolusi darwinistis – neodarwinistis dan
teori evolusi yang mengakui arah dan akal dalam dalam evolusi (seperti Teilhard
de Chardin, R.Wesson, Hans Jonas, C.G. Jung) dan yang berkaitan dengan paham
Tuhan sebagai sumber transenden evolusi.
« LAMARCKISME
Menurut Lamarck, pendorong
evolusi adalah perubahan alam, yang mengakibatkan kebutuhan untuk menyesuaikan
diri dengan perubahan alam itu. Perubahan itu (sikap – sikap yang diperoleh
dalam pertarungan hidup) diwariskan kepada keturunan. Contohnya adalah leher
jerapah. Leher itu menjadi panjang karena jerapah terpaksa mencari daun –
daunan pada ranting pohon yang makin tinggi.
« DARWINISME
Charles Darwin (1809) adalah
sarjana terkenal yang membawa teori evolusi sehingga teori tersebut sering
dinamakan Darwinisme. Darwin adalah ahli zoologi yang menelaah pengalaman –
pengalaman dari para pemelihara burung merpati di Inggris. Ternyata dengan cara
pemeliharaan yang berencana dan teku, mereka berhasil memperoleh burung merpati
yang jenisnya amat berbeda dari jenis semula.
Darwin menyimpulakn bahwa yang
dapat dicapai manusia dengan cara berencana, dapat pula tercapai oleh alam
sendiri dengan cara seleksi. Ia berpandangan bahwa dalam perjuangan hidup (struggle of life) hanya hewan yang
paling ulet dan mampu menyesuaikan diri
dengan iklim dan keadaan geologis yang dapat bertahan (survival of the fittest). Hewan itu cukup punya kelincahan dan
keluwesan (flexibility) untuk berubah
sedikit secara biologis jika iklim dan keadaan geologis menuntutnya.
Darwin memahami evolusi sebagai
proses yang bertahap. Paham ini disebut gradualisme.
Tidak ada loncatan. Dia berusaha menerangkan pluraliutas jenis (spesies). Terdapat
10 juta jenis binatang dan 2 juta jenis tumbuhan. Diuraikannya pluralitas itu
dengan contoh burung kutilang pengejek yang berasal di Kepulauan Galapagis
(Ekuador). Terdapat tiga jenis burung kutilang pengejek yang berasal dari
leluhur yang sama.
« NEODARWINISME – TEORI SINTETIS
Ahli biologi Jerman, August
Weismann (1834 – 1914), dipandang sebagai perintis Neodarwinisme yang juga
disebut teori evolusi sintetis yang tersebar dalam kalangan biologi modern.
Mutasi Gen
Gregor Mendel (1822 – 1884),
seorang biarawan – ilmuan Ceko, berkesimpulan bahwa pembawa dari leluhur
terkandung dalam gen. Gen adalah
kesatuan pembawa yang diturunkan dari generasi ke generasi lewat sel telur dan
sperma dan ikut membina sikap tertentu dari individu. Dalam gen tepatnya dalam
kromosom – kromosom dari sel telur dan sperma terjadi mutasi (perubahan) yang
diwariskan kepada keturunan. Dengan mempersatukan faktor seleksi alam (atas
dasar perjuangan hidup) dan faktor hukum keturunan terbentuklah Neodarwinisme
atau teori sintetis.
Menurut teori ini, mutasi dalam
gen terjadi secara kebetulan, tidak menurut suatu hukum. Unsur kebetulan ini
memungkinkan variasi besar di dunia tumbuhan dan binatang. Evolusi atas dasar
seleksi dan mutasi tidak bermakna, tidak bertujuan, makan tidak teologis
melainkan hanya teleonomis. Jadi, evolusi berjalan lewat suatu mekanisme yang
dikendalikan dari luar (seperti roket dikendalikan oleh pusat penyelidikan
ruang angkasa), tidak dikendalikan dari inti dalamnya sendiri. Bukti terkenal
untuk teori ini adalah kupu Biston
betularia (bahasa Jerman: Birkenspanner). Demi kamuflase kupu –
kupu itu dalam jangka waktu 100 tahun mengubah sayap – sayapnya dari warna
terang ke warna gelap. Perubahan ini dikarenakan oleh pencemaran udara dalam
industri yang menggelapkan kulit pohon. Dengan warna sayap yang gelap, kupu –kupu
itu kini tidak mudah menjadi mangsa burung – burung.
Etika Evolusioner – Egoisme
Dalam rangka Neodarwinisme,
terciptalah semacam etika evolusioner. Sarjana Richard Dawkins dalam buku Gen Egois (1076) dan Tukang Arloji buta (1987) menerangkan
bahwa gen – gen bertindak secara egois, mencari keuntungan sendiri, yaitu survival dalam mengadakan keturunan. Tidak
ada altruisme, pengorbanan diri untuk keuntungan makhluk lain kecuali
keturunan. Dawkins sepakat dengan C.J Bernard (Animal Behaviour and Evolution, 1983), yang berkata, “Tubuh
individu adalah laksana mesin demi survival,
yang kemudian menjadi ‘besi tua’ ... hanya dibentuk oleh gen – gen untuk
menjamin survival dan pembiakan
mereka.” Etika evolusioner ini mendapat dukungan dari Kurt Kotschal, ketua
Riset Konrad – Lorenzuntuk Etilogi, Wina. Menurutnya, keberhasilan pembiakan
individual merupakan prinsip evolusi biologis tertinggi. “Kepentingan sendiri
adalah patokan sentral dalam evolusi dan menjebak kepentingan umum ke dalam
museum konsep – konsep idealis yang usang.” Ia sekadar mengakui nilai
solidaritas dan cinta, tetapi nilai itu tidak berdiri sendiri, hanya berfungsi
demi keberhasilan seleksi alamiah dan pengadaan keturunan, demikianlah juga dalam
keluarga. Dibuktikannya pandangan ini dari kehidupan dan cara pergaulan kera
jantan dan betina simpanse.
« SALTATIONISME - TEORI LONCATAN
Paleontolog Niles Eldredge
(Amerika Serikat) dalam buku The
Rethinking of Darwinian Evolution and Theory of Punctuated Equilibrium (1895)
meragukan teori gradualisme (perkembangan berangsur – angsur) dari Darwinisme
dan Neodarwinisme. Atas dasar penyelidikan tribolit (bahasa Jerman: Gepanzerte Gliederfüssler) yang
hidup 500 juta tahun yang lalu, ia berkesimpulan bahwa tribolit selama masa
cukup lama tidak berubah, tetapi satu spesies dari antaranya mendadak punah,
sedangkan yang lain justru munsul. Maka ia mengemukakan teori loncatan (saltationisme), artinya: spesies dalam
waktu relatif singkat mengalami perubahan revolusioner dikarenakan perubahan
dramatis lingkungannya.
Contoh
mencolok loncatan dalam evolusi adalah Ichtyostega,
yang fosilnya ditemukan di Greenland. Hewan ini hidup 350 juta tahun lalu,
serupa ikan, tetapi berkaki dan mulai hidup di daratan. Demikian juga Archaeopteryx, yang merupakan binatang
tengah antara reptil dan burung. Dia dipandang sebagai leluhur purba dari semua
burung.
2. Pembentukan
Alam Semesta Dan Tata Surya
Berdasarkan
penelitian yang dilakukan para ahli, sampai saat ini adanya kehidupan diyakini hanya di Bumi. Para ahli
tidak menemukan adanya tanda-tanda
kehidupan di planet-planet selain Bumi. Planet Mars misalnya, di sana hanya ditemukan sisa-sisa kehidupan atau
dengan kata lain di planet Mars pernah ada
kehidupan.
Bumi merupakan
sebuah planet yang senantiasa mengitari bintang pusatnya, yaitu Matahari. Selain Bumi, masih banyak
benda-benda langit lainnya yang berputar
dalam pengaruh Matahari sebagai bintang
pusat-nya. Benda-benda langit tersebut adalah planet, planet
kerdil, satelit, komet, asteroid, objek-objek trans
neptunus, dan yang lainnya.
Seluruh benda
langit tersebut beserta dengan Matahari berada dalam suatu sistem yang dinamakan Sistem Tata Surya. Matahari sendiri berada dalam suatu galaksi yang dinamakan Galaksi Bimasakti. Sebuah galaksi tersusun atas gugus-gugus bintang. Gabungan gugus-gugus bintang
itulah yang membentuk suatu galaksi.
Bintang-bintang yang berada dalam suatu galaksi jumlahnya mencapai ratusan milyar. Terdapat sekitar 100 milyar lebih bintang yang menghuni Galaksi Bimasakti.
Di Alam semesta
atau jagat raya terdapat banyak galaksi.
Letak suatu galaksi dengan
galaksi yang lain sangat
berjauhan. Biasanya untuk menuliskan jarak
dalam alam semesta, misalnya jarak antar galaksi dinyatakan dalam tahun cahaya.
Cabang ilmu yang
mempelajari berbagai benda langit beserta dengan sifat dan gejalanya atau karakteristiknya dinamakan astronomi. Dalam
penelitian benda-benda langit
tersebut para ahli astronomi
menggunakan berbagai alat bantu salah satunya
adalah teropong atau teleskop. Teropong yang digunakan ada yang landas bumi seperti di Observatorium Bosscha, dan teropong ruang angkasa yang berada di atas atmosfer Bumi seperti teleskop
Hubble.
« Teori
Hipotesa Nebula Kant dan Laplace
Salah satu teori
asal-muasal Tata Surya adalah hipotesa nebula (nebular
hypothesys) yang diusulkan oleh Immanuel Kant yang
pada tahun 1755 (Kartunnen,
2006: 197). Menurut teori ini Tata Surya terbentuk dari nebula yang berotasi. Pada tahun 1796, Simon de Laplace
mengusulkan bahwa planet-planet terbentuk dari cincin gas yang disemburkan dari
ekuator Matahari.
« Teori
Pasang Surut Dampak Positif:
Teori ini
dipelopori oleh Jeans dan Jefreey. Teori ini mengatakan bahwa pada saat sebelum terbentuk Sistem Tata Surya, kedekat suatu protobintang (bakal Matahari) melintas bintang lain yang lebih besar (masif). Akibatnya ada sebagian materi dari protobintang tersebut yang tertarik karena pengaruh gaya tarik bintang yang besar tersebut. Materi protobintang yang
tertarik tersebut kemudian menjadi planet-planet,
sedangkan protobintang menjadi Matahari.
« Teori
Penangkapan
Teori ini
menjelaskan terbentuknya Tata Surya berawal dari adanya interaksi antara Matahari dengan protobintang (calon
bintang). Gambar 12 menunjukkan proses
tersebut dimana suatu massa protobintang
melintasi Matahari dan sebagian materi
dari protobintang tersebut tertarik
oleh gravitasi Matahari kemudian membentuk
planet.
3. Sejarah Peradaban
Manusia Dan Perkembangan Teknologi
«
Peradaban Dan Teknologi
Peradaban dan
teknologi seringkali dijadikan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Seakan-akan teknologi yang berasal dari Barat tidak bisa dipsiahkan dengan
peradaban Barat itu sendiri. Maksudnya, ketika kita menerima sebuah teknologi,
seringkali kita merasa tidak bisa menerimanya tanpa menerima nilai-nilai
peradaban barat di dalamnya. Padahal teknologi dan peradaban adalah dua hal
yang terpisah. Kita perlu membedakan antara teknologi yang diciptakan oleh para
ahlinya dengan peradaban barat itu sendiri.
Teknologi adalah suatu hal yang bebas
nilai, ia hanyalah sebagai alat sebagai media. Muatan atau nilai yang
terkandung di dalamnya tergantung dari siapa yang ada di balik teknologi
tersebut. Manakala teknologi dipegang oleh kebathilan, maka tidak heran jika
sering menjadi suatu hal yang merusak dan menghancurkan. Bahkan tidak mungkin,
teknologi itu akan meruntuhkan peradaban barat itu sendiri, atau sebaliknya.
Tapi manakala teknologi itu dikendalikan oleh al hag (kebenaran), maka insya
Allah dia akan menjadi rahmat bagi seluruh semesta alam. Ukuran sebuah negara
maju jangan semata-mata hanya dilihat dari perkembangan teknologinya. Selain
dilihat dari perkembangan teknologi, juga harus dilihat dari nilai-nilai yang
dimiliki oleh negara tersebut.
« Inovasi dan Perubahan
Peradaban Manusia
Sejarah membuktikan, bahwa pada tahun
1895, Guglielmo Marconi, peneliti dari Italia, membuat sebuah perangkat yang
dapat mentransfer sinyal elektris melalui udara dari rumahnya ke rumah
tetangganya. Penemuan itu menjadi cikal bakal radio saat ini. Dapat
dibayangkan jika penemuan tersebut tidak ditindak lanjuti dengan penemuan
komponen-komponen transistor dan resistor yang berukuran lebih kecil dan juga
juga lebih canggih. Sampai sekarang kita masih akan menggunakan radio kuno yang
berukuran besar dengan kualitas suara yang buruk.
“Setiap perusahaan seharusnya memiliki
visi menjadi inovator di bidangnya masing-masing, yaitu mengembangkan teknologi
yang sudah ada maupun menemukan teknologi baru. Untuk bertahan menghadapi
persaingan memang sangat berat dilakukan pada zaman resesi ekonomi seperti saat
ini, namun itulah strategi dan komitmen yang harus dilakukan. Salah satu
tonggak bersejarah dalam teknologi komunikasi manusia adalah ditemukannya
teknologi code division multiple access (CDMA) oleh Qualcomm yang mulai
mendemontrasikan pada awal tahun 1990. perkembangan berikutnya membawa
perusahaan kepada peluncuran jaringan CDMA pertama secara komersial di Hongkong
pada tahun 1995. Karena kinerja dan potensi dari teknologi ini, International
Telecommunication Union (ITU) kemudian memilih CDMA sebagai salah satu standar
generasi-ketiga (3G) pada tahun 1999. hari ini sistem 3G CDMA secara de facto
telah diterapkan oleh berbagai operator di seluruh dunia karena dapat
menyediakan layanan suara dan data berkualitas tinggi kepada jutaan pengguna
telekomunikasi tanpa kabel.
« Sisi Negatif Kondisi
Peradaban Manusia
George Orwel (1984) dalam novelnya
bercerita bahwa perkembangan sains dan teknologi menimbulkan kegelisahan universal
dengan dikembangkan transfer embrio, genetic engineering dan
teknologi komputer yang memprogram robot, serta teknologi nuklir. Hal itu
menjadikan negara yang maju teknologinya mempunyai sense of power
diangap yang paling penting berkuasa di dunia. Disamping itu kata dia bahwa
dengan teknologi, manusia cenderung serakah dengan memakan yang lemah (simbosis
parasitik), serta menimbulkan rasa ketergantungan manusia terhadap sains dan
teknologi semakin kuat (obyektivitasi manusia). Kehidupan dan peradaban manusia
semakin individualistis, sekuleristis dalam pola kehidupan materialistis.
Masih banyak lagi produk teknologi yang
dapat disalah gunakan manusia tanpa batas moral yang mengakibatkan malapetaka
bagi kehidupan manusia banyak. Maka dirasa perlu dalam rekayasa budaya dan
peradaban manusia sebuah “kode ethik teknologi” karena kuncinya terletak pada
diri manusianya. Dalam persoalan dunia masa depan (Future World Problems)
dinyatakan perlunya kontrol ilmu pengetahuan dan teknologi (Controle of
Science and Technology Growth). Karena kenyataannya teknologi robot yang
diprogram dengan komputer yang bertendensi efisiensi mengakibatkan pengangguran
semakin banyak. Orientasi kebendaan semakin menonjol, kompetisi dalam kehidupan
manusia semakin meningkat/ketat. Budaya hidup keras semakin meraba, kesenjangan
sosial semakin melebar, dan kecemburuan sosial semakin meningkat, maka pada
gilirannya gejolak sosial akan muncul dipermukaan sebagai malapetaka peradaban
yang sebenarnya sama sekali tidak dinginkan.
« Peradaban Manusia yang
Punah
Kalangan akademisi modern telah menemukan
dalam perjalanan sejarah geologi pernah terjadi beberapa kali kepunahan, dan
nyaris memusnahkan segala makhluk hidup. Banyak sekali pembuktian secara
langsung tentang perubahan bencana bumi yang berskala. Dilihat dari bukti yang
telah ditemukan, bahwa peradaban manusia prasejarah pernah mengalami kepunahan
karena berbagai macam perubahan alam dan bencana, seperti gempa bumi, banjir,
gunung berapi, tabrakan benda angkasa (termasuk meteorit dan komet), pergerakan
naik turun lempeng daratan, perubahan cuaca yang tiba-tiba, dan sebagainya.
Sebagai contoh kasus, Atlantis pernah
menjadi sebuah daratan yang memiliki peradaban tinggi manusia, namun tenggelam
ke dasar lautan dalam sebuah bencana gempa bumi yang dahsyat pada 11.600 tahun
silam. Hal itu membentuk sebuah zona di laut China Selatan sekarang, laut di
daerah ini sangat dangkal, kedalmannya rata-rata hanya 60 meter lebih. Hanya
puncak gunung tertinggi di daratan waktu itu yang tersisa di atas permukaan
laut, yaitu yang sekarang terletak di negeri kita, Indonesia.
Begitu pula dikedalaman 200 meter bawah
laut pesisir pantai Peru, ilmuwan menemukan pilar batu yang dipahat dan
bangunan yang mahabesar. Di dasar lautan Atlantik yang berada di sisi luar
berhasil diambil 8 gambar dasar laut. Melalui gambar-gambar ini secara jelas
tampak sebuah tembok benteng zaman purbakala dan undakan batu. Diperkirakan tenggelam
pada 10.000 tahun silam. Di belahan barat perairan segitiga Bermuda juga
ditemukan sebuah piramida raksasa yang diperkirakan berumur puluhan ribu tahun.
Dengan demikian, zaman Nabi Nuh juga
tidaklah seprimitif yang selama ini kita bayangkan. Hakikatnya pada zaman itu
semuanya sudah maju. Ilmu pengetahuan mereka sudah maju pada masa itu. Di kaki
gunung Ararat itu saja, para peneliti dan ilmuwan Rusia telah menemukan lebih
kurang 500 kesan artefak baterai elektrik purba yang digunakan untuk menyadurkan
logam.
Jelas sekali, bahwa bekas peninggalan
kota-kota yang pernah mewakili peradaban manusia prasejarah dan memiliki
kecermalangan ini tenggelam ke dasar lautan karena tenggelamnya daratan. Faktor-faktor
penyebab punahnya peradaban manusia dari permukaan bumi antara lain disebabkan
oleh:
1. Akibat banjir dahsyat
2. Akibat Gletser yang Mencair
3. Gempa Bumi, Perubahan Kerak Bumi
4. Kerak Bumi Berubah Posisi
5. Ledakan Sinar Gamma
6. Planet Menabrak Bumi
7. Lubang Hitam
8. Badai Matahari
9. Akibat Agresi dan Penaklukan
4. Ilmu
Pengetahuan Alam Sebagai Dasar Perkembangan Teknologi
Sains sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat deskriptif
mulai berkembang pada tahap ontologis. Teknologi sebagai ilmu pengetahuan yang
bersifat preskriptif mulai berkembang pada tahap fungsional. Meskipun revolusi
sains dalam sejarah sinyatakan terjadi sekitar 4 abad lalu, perkembangan
teknologi yang secara sistematis bersumber pada sains baru mengambil bentuk
nyata setelah revolusi industri, bahkan menurut para ahli baru setelah
pertengahan abad ke – 19. Contohnya, penemuan mesin uap mendahului hampir satu
abad pemahaman prinsip – prinsip termodinamika (Kartasasmita, 1996: 268).
Kemajuan dalam penguasaan sains meningkatkan kemajuan
teknologi. Sebaliknya taraf penguasaan teknologi yang maju akan meningkatkan
penguasaan sains lebih lanjut. Sains dan teknologi saling membutuhkan karena
sains tanpa teknologi bagaikan pohon tak berbuah, sedangkan teknologi tanpa
sains bagaikan pohon tak berakar (science
without technology has no fruit, technology without science has no root)
(Zen, 1981: 10)
Penguasaan sains dan teknologi merupakan keharusan tetapi
yang lebih penting dari itu adalah pembentukan struktur nilai budaya masyarakat
sendiri. Oleh sebab itu peningkatan Sumber Daya Manusia harus mendapat
perhatian utama guna membentuk kebudayaan yang kondusif bagi penyerapan dan
perkembangan sains dan teknologi. Untuk mencapai hasil yang optimal,
perencanaan pembangunan haruslah bersifat komprehensif dengan memperhatikan
dinamika masyarakat akibat pengaruh internal maupun eksternal.
5. Implementasi Ilmu
Pengetahuan Alam Dalam Perkembangan IPTEK
Secara sosiologis,
teknologi merupakan salah satu aspek yang turut mempengaruhi setiap aktivitas,
tindakan, serta perilaku manusia. Teknologi mampu mengubah pola hubungan dan
pola interaksi antar manusia. Kehadiran teknologi merupakan sesuatu yang tidak
dapat dipisahkan dari kehidupan manu-sia. Aktivitas manusia sedikit banyak akan
dipengaruhi oleh kehadiran teknologi. Kema-juan teknologi dewasa ini ditandai
dengan semakin canggihnya alat-alat di bidang infor-masi dan komunikasi,
satelit, bioteknologi, pertanian, peralatan di bidang kesehatan, dan rekayasa
genetika. Muculnya masyarakat digi-tal dalam berbagai bidang kehidupan
merupa-kan bukti dari kemajuan teknologi. Masya-rakat dan negara-negara di
dunia berlomba-lomba untuk dapat menguasai teknologi tinggi (high tech)
sebagai simbol kemajuan, keku-asaan, kekayaan dan prestise. Dalam masya-rakat Postmodern
berlaku hukum “barang siapa yang menguasai teknologi maka ia akan menguasai
dunia”.
Dalam era
globalisasi, kemajuan tekno-logi berlangsung sangat cepat sehingga kadangkala
manusia tidak sempat untuk ber-adaptasi dengan kemajuan tersebut. Akibatnya
terjadi anomi dalam masyarakat karena mereka tidak mempunyai pegangan
hidup yang jelas. Masyarakat yang tidak mampu menguasai teknologi akan
mengalami cultural lag dan akan terancam eksistensinya.
Kemajuan
teknologi ibarat dua sisi mata uang, di mana di satu sisi kemajuan teknologi
memberikan banyak manfaat positif bagi manusia untuk mempermudah manusia dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun demikian disisi yang lain kemajuan teknologi
menimbulkan efek negatif yang kompleks melebihi manfaat dari teknologi itu
sendiri terutama terkait pola hidup manusia dalam dimensi sosial budaya.
Teknologi me-ngancam kematian melalui berbagai pe-nyakit, kerusakan lingkungan,
pemanasan global, menciptakan ketegangan, memberikan berbagai resiko, belenggu
atas diri manusia melalui sistem kontrol yang tersembunyi, dan dehumanisasi.
Satu hal yang perlu kita ingat, teknologi selalu berwajah ganda, di satu saat
ia menjadi teman, di saat yang lain, ia juga bisa menjadi lawan.
Upaya-upaya yang
dapat kita lakukan sebagai solusi untuk menanggulangi dampak negatif dari
kemajuan teknologi adalah de-ngan menanamkan kesadaran kepada setiap individu
tentang pentingnya memahami dam-pak negatif kemajuan teknologi. Dengan analisa
SWOT secara sederhana kita dapat menjadikan tantangan dan dampak negatif dari
teknologi menjadi peluang untuk me-majukan suatu masyarakat dan negara. Untuk
itulah diperlukan peran serta aktif dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan
negara dalam mencegah, mengurangi, dan menang-gulangi dampak negatif dari
kemajuan tekno-logi. Sebagai manusia modern sangat tidak bijaksana serta tidak
mungkin jika kita mengatakan say no to technology, namun yang harus kita
lakukan yaitu mempertim-bangkan kebutuhan kita terhadap teknologi,
mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika,
serta tidak terlalu berlebihan agar kita tidak kecan-duan dan menjadi budak
teknologi. Kita harus menyadari bahwa teknologi bukan merupakan aspek kehidupan
umat manusia yang tertinggi. Tidak juga merupakan puncak kebudayaan dan
peradaban umat manusia di dalam evolusinya mencapai kesempurnaan hidup (perfection
of existence). Namun teknologi merupakan suatu alat yang digunakan manu-sia
untuk mempermudah dalam melakukan sesuatu dalam aktivitas kehidupannya.
6. IPTEK Dan Masa
Depan
Harian Daily
Mail Inggris dengan rinci menjelaskan “10 produk iptek besar masa depan sebagai
berikut:
« Dinamo dari tubuh manusia «
Ilmuwan di
laboratorium sudah merealisir harapan tersebut. Wang Zhonglin seorang ilmuwan
keturunan Tionghoa dari Politeknik Georgia, AS, menggunakan teknik Nano dan
Piezoelectrik effect guna membangkitkan listrik. Dia berhasil membuat semacam
pakaian serat fiber berdinamo dari bahan campuran serat logam super halus. Setiap
kali fiber ditekan atau ditekuk, bisa menghasilkan aliran listrik. Yang disebut
dengan Piezoelectrik effect adalah ketika materi tertentu tatkala menerima
tekanan bisa menghasilkan listrik. Wang Zhonglin menggunakan benang nano yang
dibuat dari Zinc Oxyd (seng oksida) dibungkus dengan seuntai serat tenun.
Sewaktu orang mengenakan pakaian semacam ini, asalkan terhembus angin atau
gerak sedikit saja sudah cukup membuat pakaian tersebut menghasilkan Listrik. Teknik
tersebut masih dalam tahapan percobaan di laboratorium, menanti sesudah teknik
semakin matang, maka orang-orang bisa setiap saat mencharge Hp ataupun iPodnya.
« Alat pengintai tembus dinding «
Di dalam dongeng dewa atau manusia super
pasti memiliki daya pandang tembus, bisa melihat benda di balik dinding,
melihat suasana di belakang dinding. Tetapi kini para ilmuwan menggunakan
gelombang radio dan telah merealisir impian ini.
Perusahaan konsultan iptek Cambridge Inggris menggunakan gelombang radio yang memiliki keistimewaan bisa menembus
benda padat, telah menciptakan sistem pengintai sinar X hanya sebesar tas
kantor.
Prism 200, nama peralatan ini bisa
memancarkan semacam gelombang pulsa ultra wide band, bisa menembus dinding atau
materi setebal 40 cm, mendeteksi segala gerakan dalam radius 15 meter, dapat
membantu pihak kepolisian sewaktu dalam pengepungan penculik dan mampu
mendeteksi posisi penyandera dan korban yang disandera di dalam ruangan.
Peneliti Universitas Teknik Munich Jerman
telah menciptakan semacam peralatan, yang meskipun tersekat oleh pintu, asalkan
meluncurkan semacam gelombang radio antara 433 MHz dan 24.000 MHz, maka bisa
mendeteksi pernafasan dan detak jantung dan gerakan minim dari balik pintu.
« Memanjat dinding dan Qinggong (ilmu
meringankan tubuh)
Spiderman di dalam film, mampu memanjat
dinding dan berlompatan di atas atap gedung pencakar langit. Kini selingan di
kala senggang ini sudah dipergunakan oleh ilmuwan dengan menggunakan semacam
peralatan perekat kuat untuk merealisasi perlawanan terhadap gravitasi. Para
ilmuwan memperoleh inspirasi ini dari prinsip anatomi kaki cecak. Cecak bisa
merayap di dinding berkat mengandalkan 2 juta batang rambut pada setiap
kakinya, yang menimbulkan listrik mikro elektrostatik dan membentuk sebuah daya
rekat yang sangat kuat.
Andre Geim, peneliti dari Universitas
Manchaster, Inggris telah merencana semacam materi tiruan bulu cecak, hanya
sebesar 1 cm2, dikenakan pada sarung tangan dan sepatu, dan bisa menopang bobot
1 kg. Nicola Pugno, peneliti politeknik Universitas Turin Italia merangkap
teknologi Nano, telah membuat satu pasang sarung tangan yang masing-masing
mampu menahan bobot 10 kg. seiring dengan perbaikan teknis, impian indah
masyarakat penggemar spiderman dapat menjadi sepertinya tak lama lagi bisa
direalisir.
« Insang buatan «
Umat manusia bila meninggalkan oksigen
maka tak mampu mempertahankan eksistensinya, sewaktu menyelam udara dimampatkan
dari dalam tabung, kalau terpakai habis maka harus naik ke tepi, tak mampu
seperti ikan duyung yang bisa hidup di daratan maupun menyelam di dasar laut.
Namun begitu manusia dapat mencipta insang buatan, berkelana di istana Nyi Roro
Kidul sudah bukan masalah lagi.
Fuji System Jepang membuat insang buatan
dari membran silikon, udara bisa menembusnya tapi cairan tak dapat, bisa
memfilter oksigen di dalam air, bersamaan itu membuang CO2, persis seperti
insang ikan. Pada 2002, ada penyelam yang berhasil mengenakan insang buatan
berada di dasar air selama 30 menit. Tetapi oleh karena di dalam air laut hanya
terdapat 1,5% oksigen, sedangkan oksigen yang disiapkan insang buatan terlalu
minim, tidak mencukupi kebutuhan nafas manusia. Ilmuwan Israel memakai baterai
menggerakkan mesin sentrifugal berkecepatan tinggi, sesudah mengurangi tekanan
air laut bisa membebaskan lebih banyak oksigen, tetapi bagi penyelam, walau tak
perlu lagi membawa tabung oksigen, tetapi masih perlu menggendong aki dan alat
pengukur pengurang tekanan.
« Alat penterjemah langsung «
Perusahaan SRI, AS, pernah mengembangkan
sebuah software pengenal suara IraqComm dan penerjemahan kepada tentara
pendudukan AS di Irak, di saat bicara bahasa Arab dan diarahkan ke mikrofon,
komputer dengan segera menerjemahkannya ke bahasa Inggris dan melafalkan bahasa
terjemahannya. Ilmuwan di Universitas Carnegie Mellon Pittsburg, AS, sedang
membuat sistem serupa dinamakan Speechalator, bisa digunakan pada palm sized
note book dan PDA. Meskipun dewasa ini daya perbendaharaan-katanya terbatas,
namun bantuan komunikasi IraqComm bagi tentara AS dan orang Iraq sangat besar.
« Mantel penyirna tubuh «
Manusia dalam melihat suatu benda adalah
karena benda tersebut telah menghalangi lewatnya gelombang cahaya. Jikalau pada
benda tersebut diliputi satu lapis materi spesial yang mengandung Refractive
index negative, secara teoritis bisa membuat cahaya tanpa hambatan meneruskan
maju ke depan, dengan demikian benda tersebut secara visual sudah lenyap. Kini
standar iptek belum bisa membuat orang menghilang tetapi sangat mungkin
merencanakan sebuah mantel penyirna tubuh. Tahun yang lalu Universitas Duke,
AS, menyatakan bisa membuat metamaterials yang bisa membelokkan cahaya, bahan
penyirna semacam ini dibuat dari sejumlah besar bahan sintetis yang menyerupai
fiber glass dan dibentuk dengan sistem susunan mendatar, bisa membalikkan
gelombang elektromagnetik, dengan melalui mengubah sorotan cahaya untuk
menyembunyikan benda.
Peneliti dengan sukses memperluas area
wilayah yang bisa menghadang gelombang cahaya, meningkatkan dengan tajam
kemampuan menutupi benda. Metamaterials selain bisa dibuatkan mantel penyirna
tubuh, juga bisa dipergunakan di optical fiber communication, dibuat speed
fiber optic diperkirakan bisa meningkatkan minimal 10 kali lipat kecepatan
online.
« Pesawat terbang pribadi «
Pada 1920 telah dikembangkan pesawat
terbang pribadi, sampai tahun 60-an, ada yang merancang pesawat pribadi yang
mampu terbang 30 detik. Hingga 2008, Martin Jetpack yang dirancang oleh
perusahaan pesawat Martin, Selandia Baru, membuat pesawat pribadi tidak lagi
bagian dari komik fiksi iptek. Martin Jetpack menyediakan dua starter Turbojet
engine, digerakkan memakai bensin, satu gallon bensin cukup untuk 30 menit
terbang, sekitar 50 km jauhnya. Selain itu pesawat dilengkapi juga dengan
parasut, tak perlu takut jika mengalami kerusakan. Harga jual pesawat tersebut
adalah US$ 100.000, diprediksi paling cepat semester kedua tahun ini sudah bisa
dipasarkan.
« Pesawat antariksa pribadi «
Selain pesawat pribadi, ada orang yang
ingin memiliki pesawat antariksa pribadi, setiap saat bisa melayang ke ruang
angkasa untuk menikmati indahnya bulan dan bintang. Pada umumnya mahalnya
pesawat antariksa ada pada bahan bakarnya. Biasanya meluncurkan satu kali
roket, harus merogoh biaya BBM sebesar US$ 100 juta. Insinyur AS, Leik Myrabo
ternyata memiliki ide baru yakni tanpa penggunaan BBM. Myrabo senantiasa
berupaya pada penelitian gelombang mikro. Ia merencanakan penggunaan laser
permukaan ditembakkan ke arah bagian dasar pesawat antariksa berbobot ringan,
bisa menimbulkan Explosive plasma, sehingga melontarkan pesawat antariksa ke
atas. Diprediksi pada 2025, modal dengan cara baru ini hanyalah 1/1000 daripada
yang sekarang.
« Alat terapi ultrasonic mini/jinjing «
Di dalam cerita silat, orang yang berilmu
tinggi bisa menyembuhkan orang lain dengan metode memancarkan tenaga dalam,
karena di dalam Gong (energi hasil kultivasi)-nya terdapat materi berenergi
tinggi, misalnya ultrasonik dan lain sebagainya. Kalangan kedokteran sudah jauh
hari menggunakan gelombang ultrasonik guna pemeriksaan kondisi perempuan hamil,
namun dewasa ini menggunakan ultrasonik untuk penyembuhan, juga telah menjadi
cara operasi baru. Lawrence Crum, professor Universitas Washington, AS, yang
telah sukses mengembangkan semacam peralatan terapi ultrasonik jinjing, melalui
ultrasonik yang membebaskan ultrasonik berenergi rendah, kondisi pembuluh darah
yang terluka oleh gelombang ultrasonik jikalau ditemukan pembuluh darah
terdapat gejala berdarah, alat tersebut membebaskan lagi ultrasonik energi
tinggi untuk menimbulkan panas tinggi dan memampatkan pembuluh darah. Ia tahun
ini bisa melakukan uji klinis terhadap peralatan terapinya.
« Bau sebagai pengontrol TV «
TV masa depan selain
bersuara, berwarna, juga bisa beraroma. Otak manusia membagi aroma menjadi 30
lebih jenis, misalnya aroma kayu, aroma bunga, aroma rumput dan lain
sebagainya. Jauh pada akhir 1990 sudah ada perusahaan yang pada tahap
awal berhasil meneliti teknik bebauan sintetis, mampu membuat hampir semua
aroma yang ditemui setiap hari. Tetapi pada TV seiring dengan perubahan gambar,
bagaimana mencegah aroma yang berbeda tidak tercampur dan berubah ke jenis
aroma lainnya, serta bagaimana menangkal bau yang tak mau lenyap yang belum
sinkron dengan gambar ditampilkan. Metode perusahaan Xin Li, Jepang
ialah menghindari hidung, namun langsung menyerang bagian otak. Di dalam hak
ciptanya, Xin Li menggunakan ultrasonik langsung merangsang bagian tertentu
pada otak manusia, membuat penonton atau pemain toy mengira mengendus aroma
tertentu. Namun teknik tersebut masih sangat primitif, jalan ke masa depan
masih agak panjang.
DAFTAR PUSTAKA
Dähler, Franz. (2011). Teori Evolusi:Asal dan Tujuan Manusia.Yogyakarta: Kanisius (Anggota
IKAPI).
Dharma, Agus. (2010). Peran
Sains dan Teknologi Dalam Percepatan Pembanguna. Depok: Universitas
Gunadarma.
Erewin, Mochamad Maulana. (2012). Modul Tata Surya. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
